halo teman2 seiman seagama sebangsa setanah air seperkuliahan sepengimbisan!
jumpa lagi dengan saya om sune masih tetap di note nyampah yang juga merupakan bukti ketidak-ada-kerjaan anda!hahaha
jadi begini,kemarin, sewaktu saya menunggu jam setengah 4 karena jam itu saya akan ketemu belind,saya pergi ke Bentara Budaya. bentara budaya (BB) itu tempat paling menawan di kehidupan SMA saya,selain arbag dan setiap sudutnya tentunya!:)
BB tersembunyi di balik hiruk pikuk kehidupan Kotabaru. dibalik deru motor dan langkah kaki pelajar dan juga dari teriakan kernet bus kota.
jika saya tidak punya ide untuk kemana, saya akan pergi ke BB. karena 10 menit di sana biasanya ada pelajaran yang berharga.
kali ini ada pameran foto, judulnya Look at Me
saya lupa siapa artistnya..
saya masuk dan saya mulai mencerna apa yang dipamerkan artist ini. ternyata ini adalah foto2 orang yang kurang akal!
saya biasa menyebutnya gila tapi sekarang rasanya tak enak didengar, jadi saya ganti dengan kurang akal
saya mengamati foto itu satu persatu.
dan berkata 'oh aku tau ini!' jika saya menemukan foto orang yang saya pernah liat. entah dimana saya melihatnya.
saya terus mengamati sampai ada poster yang ditempel berbunyi:
pasal 34
fakirmiskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara
(saya tak terlalu hapal pasal tapi saya yakin begitu kurang lebihnya)
poster itu ditempel diantara foto2 orang kurang akal yang kebetulan berlindung dari sengatan dunia dekat dengan spanduk2 kampanye pemilu kemarin!
sangat kontras ketika spanduk2 itu bilang mereka akan mensejahterakan rakyat tapi ada rakyatnya yang bahkan tidak berani mendefinisikan kata itu karena yang mereka pikirkan hanya makan hari ini! dan itu juga sulit terpenuhi!
saya berjalan lagi. ada foto malam hari ketika seorang penjual makanan memberi makanan kepada orang kurang akal dalam foto itu.
saya terharu..
saya lalu bertemu artistnya,fotografernya begitulah.
'mas,ini emang orang kurang semua ya?'
'iya mas'
'saya tahu mas2 yang itu, dia sering di jembatan jlagran-badran kan?'
'iya mas'
'yang itu juga. dia sering jalan di SMP'
'iya memang. terkadang orang memang melihat tapi tidak pernah memperhatikan. mereka acuh saja'
deg*
itu saya.....
saya merasa berdosa sekali saat saya bisa membantu mereka. sepotong roti atau apa yang bisa membuat mereka melanjutkan hidup untuk hari ini, tapi saya tidak melakukannya!!
saya hanya duduk di motor, melihat sekilas dan tidak melakukan apapun!
mereka ini manusia, butuh makan butuh hidup dan semua yang juga melekat pada diri kita.... tapi apa yang terjadi?
mereka jauh dari itu....
kita kadang takut untuk kehilangan apa yang kita punya, hingga akhirnya membusuk di dalam kulkas atau dibuang sudah kadaluwarsa..
tapi saya yakin bahwa memberi tidak akan mengurangi kebahagiaan kita akan barang dan apa yang kita punyai..
pasti kita akan bahagia bisa membantu dan merasakan bahwa apa yang kita punyai bisa bermanfaat bagi orang lain..
dan yang harus saya tekankan lagi, mereka,orang yang kurang akal, juga sama seperti kita: butuh makan butuh kehidupan..
butuh dibantu, sama seperti kita membantu teman atau pengamen perempatan, persis sama.
saya keluar ruangan itu, sebelumnya berterimakasih pada mas fotografer yang membuka mata saya..
hari ini saya mendapat pelajaran berharga lagi..
Ya Allah, berikanlah hamba kesehatan, kemampuan, dan kemauan untuk terus bisa belajar dan mengambil hikmah pada setiap peristiwa..agar hamba bisa senantiasa beribadah hanya untukMu dan agar hamba bisa berguna bagi sesamaku...
amin*
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment